Museum Adityawarman, Menengok Pusat Kekayaan Budaya Sumatera Barat

Tertarik untuk mempelajari sejarah dan budaya Sumatera Barat? Berarti kamu harus datang ke Museum Adityawarman.

Museum Adityawarman adalah salah satu museum terbesar di Sumatera Barat, yang juga disebut sebagai Taman Mini Indonesia Indah Kedua. Wah, bagaimana bisa?

Usut punya usut, ternyata museum ini tidak hanya menyimpah kasanah sejarah dan budaya dari Sumatera Barat saja, melainkan juga menyimpan beberapa benda koleksi dari daerah lain di Indonesia.

Kalau kamu berlibur ke Museum Adityawarman, kamu akan dibuat takjub duluan dengan bagunan museum ini. Bagaimana tidak, Museum Adityawarman ini berbentuk Rumah Gadang yang sangat megah. Rumah Gadang adalah rumah khas Minang yang juga disebut sebagai Rumah Bagonjong atau Rumah Baanjuang.

Di depan museum, terdapat sebuah tiang bendera dengan sang saka merah putih yang berkibar di pucuknya. Ada juga sepasang patung laki-laki dan perempuan yang menyambut pengunjung dengan pakaian adat Sumatera Barat. Nuansa marmer merah yang mencolok di halaman museum ini dikepung oleh pemandangan dari pepohonan hijau yang indah. Bangunan Museum Adityawarman berdiri dengan megahnya dan menunggu untuk kamu singgahi.

Museum Adityawarman

Wisata di Museum Adityawarman akan memberi pengalaman baru yang mengesankan buatmu. Di sini ada 10 kategori koleksi yang bisa kamu lihat. Jumlah koleksinya sendiri ada lebih dari 6000 koleksi. Kebayang kan seperti apa banyaknya?

Nama Adityawarman diambil dari nama seorang raja yang pernah berkuasa di Ranah Minang sekitar tahun 1347-1375 Masehi. Raja Adityawarman ini diketahui masih memiliki darah bangsawan dari Kerajaan Majapahit di Jawa Timur.

Liburan ke Museum Adityawarman akan membuatmu menemukan banyak koleksi hebat bernilai sejarah. Koleksi-koleksi yang hebat ini contohnya adalah perhiasan-perhiasan tradisional, alat musik tradisonal khas Sumatera Barat, juga pakaian adat Sumatera Barat yang dipamerkan di balik kotak kaca.

Kamu juga bisa melihat perkakas-perkakas kuno yang dahulu pernah digunakan oleh masyarakat di Ranah Minang. Namun, kalau kamu sudah sampai di dekat diorama sajian kuliner Sumatera Barat, jangan ikutan lapar ya. Diorama-diorama makanan khas ini dibentuk sedemikian rupa agar mewakili bentuk yang sesungguhnya. Asli keren banget!

Wisata di Museum Adityawarman bisa kamu jadikan pilihan untuk dikunjungi pada liburan mendatang. Luasnya museum ini pasti lebih dari cukup untuk membuatmu puas melihat-lihat koleksi. Luas Museum Adityawarman adalah 2.855 meter persegi. Seluruh koleksinya sudah dikelompokkan masing-masing dengan rapi. Ada 10 kategori koleksi yang bisa kamu lihat, yakni Kategori koleksi tersebut yaitu Geologika/Geografika, Biologika, Etnografika, Arkeologika, Historika, Numismatika atau Heraldika, Filologika, Keramologika, Seni Rupa, dan koleksi yang terakhir adalah Teknologika.

Jalan-jalan ke Museum Adityawarman akan menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman dan wawasan. Meskipun museum ini dulu pernah ikut terkena efek Gempa Padang hingga ratusan koleksi keramiknya pecah, museum ini sudah kembali tersenyum dan siap menyambut pengunjung.

Museum ini berlokasi di Jalan Diponegoro No. 10, Belakang Tangsi, Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat. Setiap harinya, museum ini buka pada pukul 8 pagi dan baru tutup pukul 8 malam. Tunggu apalagi, cek harga tiket pesawat ke Sumatera Barat sekarang juga.

Untuk dapat melihat seluruh koleksi sejarah dan budaya di Museum Adityawarman, kamu hanya perlu menyiapkan uang tiket masuk sebesar Rp. 2000,- untuk dewasa dan Rp. 1500,- untuk pengunjung anak-anak.

Ayo belajar sejarah dan budaya ke Museum Adityawarman!

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail